Beberapa waktu yang lalu teman joging saya
bercerita kepada saya bahwa dia baru saja pulang dari mengantar istrinya ke
dokter. Katanya, ketika istrinya mengorek koping dengan cotton bud kapasnya
tertinggal di dalam kupingnya.
Terlihat sekali raut kerisauan ketika dia
menceritakan itu. Tapi, saya malah tertawa mendengar ceritanya. Saya pikir,
kenapa harus pergi ke dokter kalau hanya mengeluarkan kapas cotton bud yang
tertinggal di dalam telinga? Buang-buang duit. Mendingan uangnya untuk mentraktir
saya makan siang dan minum jus. Andai saja dia memberitahu saya sebelum
berangkat ke dokter.

Terus terang, saya sudah puluhan kali
mengalami hal itu. Kejadian seperti itu tak membuat saya panik, takut, khawatir, apalagi sampai pergi ke
dokter.
Sebenarnya caranya sangat gampang. Bisa
kita lakukan dengan cara seperti di bawah ini:
1. Ambillah sebatang lidi yang besarnya sedang saja.
2. Patahkan lidi itu menggunakan tangan karena ujung lidi yang
berserabut yang kita butuhkan.
3. Patahkan kira-kira panjangnya 7cm s/d 10cm.
4. Masukkan lidi tersebut kedalam telinga hingga menyentuh kapas
pelan-pelan.
5. Setelah menyentuh kapas lidi itu sedikit ditekan kemudian
diputar.
6. Putar dengan satu arah saja bisa putar kekiri atau kekanan yang
penting satu arah (Serabut yang diujung lidi tersebut akan mengikat atau
menyantol kapas tadi karena perputaran lidi).
7. Putar sebentar saja kira-kira jika kapasnya sudah nempel di ujung lidi (biasanya akan
terasa sedikit seret) kemudian tarik keluar pelan-pelan. Nah lho, keluar ‘kan?
Pada kesempatan ini penulis juga ingin berbagi tips memilih pengorek kuping
yang baik:
1. Pilihlah cotton bud yang tidak mudah lepas kapasnya.
Biarlah harganya lebih mahal Rp 1000, yang penting aman ‘kan?
Biarlah harganya lebih mahal Rp 1000, yang penting aman ‘kan?
Bayangkan jika cotton bud itu dipakai anak
kita yang masih kecil. Lalu kapas tertinggal didalamnya sampai beberapa hari sebab
dia takut memberitahu kita karena takut dibawa ke dokter. Kan bisa panjang
urusannya.
2. Pilihlah cotton bud dengan ukuran yang pas.
Ukuran kapas yang terlalu besar akan
membuat cotton bud tidak bisa digerakkan di dalam kuping. Lalu dimana letak
nikmatnya mengorek kuping jika begitu.
Ukuran kapas yang terlalu kecil akan
membuat kapas cepat kotor (menguning, isshhh...).
3. Pilihlah stick yang tidak mudah patah.
Stick yang patah di dalam kuping jauh lebih
berbahaya dibanding kapas yang tertinggal.
Ukuran stick jangan terlalu besar sehingga
susah untuk digerakkan, jangan pula terlalu kecil sehingga mudah lentur atau
patah.
4. Pilih cotton bud dengan kemasan tabung (tube) bukan bungkus plastik.
Bagi Sahabat Populer yang baru ketagihan
dalam urusan korek-mengorek kuping ini ada baiknya Sahabat membeli cotton bud
dengan kemasan tube, bukan plastik. Karena, selain lebih aman dan bersih untuk
menyimpan cotton bud dalam waktu lama, juga membuat cotton bud tidak mudah berserak-serak.
Jika cotton bud sudah habis, belilah cotton bud dalam kemasan plastik. Lalu,
masukkan ke dalam tube.
Ingat!! Jangan sekali-kali mengorek kuping dengan korek api, lidi, atau stick
yang terbuat dari bahan logam, apalagi paku.. wuiihh. Karena, bagian dalam
telinga kita sangat sensitif, gampang sekali berdarah.
Selamat
mengorek kuping! Jangan merem-melek gitu donk!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Saran Dan Masukannya Ikhwan Akhwat.
Syukron Jazakallahu Khairan